Kamis, 20 Maret 2014

Cerpen Komik Detective Conan & Novel Sherlock Holmes

Komik Detective Conan & Novel Sherlock Holmes

Kriiingg... kringg....
Alarm pun berbunyi membangunkan verrel di pagi hari. Verrel bergegas menuju ke kamar mandi untuk mandi. Setelah itu ia kemudian menuju ke ruang makan untuk sarapan pagi.
“verrel makan nya pelan2 dong, nanti keselek loh” kata mamanya kepada Verrel
“uhuk.... iya mah. Verrel pergi sekolah dulu yah, assalamu’alaikum” kata verrel terburu-buru.
“eh iya, hati2 di jalan yah nak” jawab mama verrel.

Verrel pun sampai di sekolah, ia berkumpul dengan teman2nya.
“heii rel, gimana? Udah dapat komik conan edisi 23 nya?” tanya Rey teman Verrel
“belum nih, rencana nya ntr pulang sekolah mau lihat di toko buku langganan” jawab Verrel
“oh gitu yah, klo lu udh dapat komik nya kasih tau gue yah” kata Rey
“ok deh ;)” jawab verrel.

Verrel sangat menyukai komik detective conan, bukan hanya komik namun film atau serial tentang detective conan selalu iya tonton dan tidak pernah ketinggalan. Kadang teman2 verrel memanggil verrel dengan sebutan conan. Tak ketinggalan, Cewek2 disekolah nya juga kadang banyak yang memanggil verrel dengan sebutan detective conan mencari cinta XD. Ia diangap seperti itu karena ia belum mempunyai pacar & masih mencari cinta sejati nya :D

Bel pulang sekolah pun berbunyi. Verrel kemudian bergegas menuju parkiran motor dan pergi ke toko buku langganan nya. Tiba2 di jalan handphone verrel berbunyi...
“aduhh siapa sih yang nelfon2” kata verrel kesal kemudian berhenti di pinggir jalan
“hallo... ada apa rey??” kata verrel
“lu dimana rel?” jawab rey
“gue lagi di jalan mau ke toko buku, masa lu lupa sih?-,-” jawab verrel
“oh iya, lupa gue wkwkw XD jangan lupa ye pesan gue :D” kata rey
“iya.. iya.. gue inget -,-“ jawab verrel
“ya udh, lanjutin gih pergi ketoko buku nye” kata rey
“iyaaaa” jawab verrel

Verrel pun kemudian melanjutkan perjalanan menuju toko buku langganan nya. Verrel pun sampai di toko buku. Ia kemudian menuju ke lantai dua tempat dimana komik detective conan di pajang. Ketika hendak menuju ke lorong rak komik, verrel tak sengaja menyenggol seorang wanita & menjatuhkan sebuah novel.
“uppss... maaf yah ngak sengaja” kata verrel sambil mengambil novel yang tak sengaja ia jatuhkan.
“iya ngak papa” kata wanita tersebut
“oiya, ini novel nya” kata verrel sambil mengembalikan novel tersebut
“makasih J, oiya kamu juga suka novel Sherlock Holmes ya?” kata wanita tersebut
“oh... ngak kok, aku ngak suka baca novel. Aku mau ke rak buku sana tuh, mau cari komik detective conan” kata verrel
“ouh...jadi kamu pecinta komik detective2 gitu yah?” kata wanita tersebut
“iya, kok kamu tau sih?” tanya verrel
“dari judul komik yang mau kamu cari udah ketebak kamu suka komik detective” jawab wanita tersebut tersenyum
“ouh... haha iya juga sih :D” jawab verrel membalas senyum wanita tersebut.
“eeitss... tunggu dulu, dari novel yang kamu pegang itu aku pernah dengar judulnya. Dan kalau ngak salah itu novel bercerita tentang detective juga kan?” tanya verrel
“hihi iya kamu bener” jawab wanita tersebut
“ouh... jadi ternyata kamu juga suka hal-hal yang berbau detective toh :D” kata verrel
“yah bisa di bilang begitu lah” kata wanita tersebut
“ya udh deh, kalau gitu aku kesana dulu yah mau cari komik detective conan” kata verrel
“ya udh, aku juga mau bayar novel ini. sampai ketemu lagi yah J” kata wanita tersebut
“iyaaa :D” jawab verrel

Verrel pun menuju rak komik, ia pun menemukan komik yang sedang ia cari. Setelah membeli komik tersebut verrel langsung pulang.

Keesokan harinya di sekolah
“heii rel, gimana? Ada komik nya?” tanya rey
“heii rell?? Kok ini anak malah senyum2 sendirian yah” kata rey heran
“atau jangan2 lagi mikirin cewek nih” kata rey lagi
“gue kagetin aja deh. Woyyyy.... verrelllllll!!!!” kata rey mengagetkan verrel
“woy rey, bikin kaget gue aja lu” kata verrel
“haha abisnya sih lu gue panggil dari tadi kagak nyaut2. Gimana? Udah ada komik nya? Tanya rey
“udah, tuh di tas gue” kata verrel
“tumben lu ngak baca langsung, malah senyum2 sendirian. Ada apa sih? Lu mikirin cewek ya?” kata rey bercanda
“aahh... kepo lu. Udh deh gue mau kekantin dulu” kata verrel
“Hmm... ya udh deh, gue pinjem komik lu yee” kata rey
“iyaa, ambil aja di tas gue” kata verrel

Verrel pun menuju kekantin. Ia kemudian duduk di bawah pohon dekat kantin. Ia sedang memikirkan wanita yang ia temui kemarin di toko buku.
“hummm... kok gue jadi deg2an gini yah. Ngak tau kenapa gue kepikiran cewek yang kemarin. Hmm... apa ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama??” kata verrel dalam hatinya.
Sepulang sekolah verrel kembali mengunjungi toko buku tersebut, siapa tau wanita tersebut ada. Namun, setelah ia masuk dan berkeliling ternyata wanita tersebut tak ia temui. Tiba-tiba saja ketika ia membalik arah verrel kaget melihat wanita tersebut berada tepat di hadapannya.
“haii... ketemu lagi nih kita” kata wanita tersebut kepada verrel
“ee..ee... hehe iya nih. Kamu ngapain kesini? Mau cari novel Sherlock Holmes edisi terbaru  yah??” tanya verrel
“hihi iya, tapi kata penjaga toko buku nya belum ada L” kata wanita tersebut kecewa
“eh.. truss kamu ngapain kesini?? Mau cari komik Detective Conan lagi?” tanya wanita itu lagi
“emmm... yaa begitu lah, aku sering kesini. Setiap pulang sekolah selalu kesini” kata verrel
“oh, jadi kamu mengunjung setia toko buku ini yah?” tanya wanita itu
“hihi iya bisa di bilang begitu lah :D” kata verrel
“oiya, kita udah sering ngobrol tapi belum kenalan nih :D” kata verrel
“oh iya :D perkenalkan nama aku Veranda, sering di panggil Ve” jawab Ve dengan senyum
“ve?? J aku verrel” jawab verrel sambil berjabat tangan dengan Ve
“hihi nama depan kita sama yah, V E. Kamu Verrel aku Ve” kata ve tersenyum
“hihi iya nih, apa jangan2 kitaa....” kata verrel
“kita apa??” tanya ve heran
“oh ngak kok, ngk ada apa2. Hmm... hari ini kamu  sibuk ngak??” tanya verrel  malu
“hmm ngk sih, kenapa?” tanya ve
“kita ketaman dekat toko buku ini yuk, biar ngobrol nya lebih asik gitu, ngk baik kalau ngobrol di toko buku, ganggu orang lagi baca :D” kata verrel
“ya udh deh yuk J” kata ve

Mereka berdua pun pergi ketaman dekat toko buku tersebut. Banyak hal yang mereka bicarakan. Selama berada di taman verrel merasakan kenyamanan berada di dekat ve, ia tak pernah merasakan hal yang seperti ini sebelumnya. Dulu ia tidak terlalu peduli dengan wanita, karena itulah dia belum mempunyai pacar. Namun sekarang ia merasakan dekat dengan seorang wanita itu seperti ini rasanya. Waktu pun sudah sore,mereka kembali kerumah masing2. Di  rumah verrel selalu terbayang wajah ve, selama ia kenal ve ia jarang menyentuh komik kesayangan nya. Malahan membuat mama nya heran & bersyukur verrel sudah mulai menghindari baca komik setiap hari.

Hari2 terus berlalu, sudah 2 minggu lebih verrel kenal dengan ve. Hingga suatu ketika ia ingin menyatakan perasaan nya kepada Ve. Namun ia bingung mau ngapain. Karena ini pertama kali nya ia mau nembak cewek. Dengan percaya diri nya dan optimis dia meyakinkan diri nya kalau dia pasti bisa nembak Ve. Ia pun kemudian membuat janji kepada ve, ia menyuruh ve untuk datang ke taman tempat biasa mereka hang out. Sesampainya di taman...
“aduuuhhh... gue mau ngomong apa nih sama dia, gue malah jadi deg2an gini -,-“ kata verrel
Verrel pun latihan apa yang mau ia katakan kepada ve.
Tiba2 ve pun tiba...
“haii rel J, lama yah nungguin nya?” kata ve
“oh ngk kok J” jawab verrel
“oh iya, kita mau ngapain disini?” tanya ve
“hmm... gini ve, kita kan udah saling kenal nih. Apa kamu ngk ada perasaan sama aku gitu??” tanya verrel malu2
“perasaan?? Maksud kamu??” tanya ve heran
“iya, perasaan. Seperti sayang gitu atau...” jawab verrel
“ouh... haha aku tau maksud kamu. Yah, aku sayang sama kamu, tapi sayang sebagai adik aja. Kalau lebih yah itu mungkin belum sekarang” jawab ve tersenyum
“loh kenapa?? Kita kan udah lama kenal??” jawab verrel mulai kecewa
“aku ngk pernah cerita sama kamu sebelum nya, sebenarnya aku salah satu member idol grup. Di idol grup ini ada golden rules nya jadi, setiap member ngk ada yang boleh pacaran” jawab ve
“kamu?? Jadi kamu member JKT48??” kata verrel
“yah begitu lah J” jawab ve
“oh maaf yah, aku udah kelewatan baget, masalahnya aku ngak tau kalau kamu member” kata verrel
“ya gpp kok J” jawab ve
“aduuuhh... maaf yah, aku kudet nih, masalahnya aku jarang nonton tv, jadi ngk tau” kata verrel malu
“haha iya gpp kok, santai aja J” jawab ve

Verrel pun menerima semua nya, ia tak merasa kecewa. Verrel mengaggap Ve sebagai kakak nya, verrel tak permasalahin hal itu. Yang jelas ia masih bisa dekat dekat dengan Ve. Tiba2 saja Ve mengeluarkan sebuah tiket & memberikannya kepada verrel...
“ini apa??” tanya verrel
“ini tiket thetaer JKT48. Kamu bisa lihat aku nyanyi & ngedance disana. kamu nonton yah” kata ve tersenyum
“oh ok ok makasih ya. Aku pasti datang kok ;)” jawab verrel membalas senyum Ve
“ya udah aku balik dulu yah, mau latihan. Byee...” kata ve
“ok semangat yah latihan nya” kata verrel
“ok adik ku sayang J” kata ve sambil tersenyum
“eh... hehe sip kakak ku sayang J” jawab verrel

Ve pun pergi meninggalkan verrel. Verrel pun kembali pulang.
Keesokan harinya Verrel menepati janji nya kepada ve, ia pergi menonton theater di f(x) sudirman. Perasaan nya sangat bahagia. Verrel pun sampai di theater. Ia tak sabar ingin melihat penampilan ve. Theater pun di mulai, verrel melihat ve yang anggun dengan pakaian yang ia kenakan. Ve menoleh ke arah penonton dan memberikan senyuman kepada verrel.
Setelah selesai menonton theater, ada event hitouch. Verrel pun ikutan, ia pun hitouch dengan Ve
“makasih yah udah datang J” kata ve sambil hitouch dengan verrel
“sama2 kakak J” jawab verrel
Verrel pun sangat bahagia, ia tak pernah merasakan perasaan bahagia yang teramat seperti ini.
Esok harinya, verrel kembali ketoko buku, ia melihat novel Sherlock Holmes edisi terbaru. ia menunggu ve, karena ia tahu ve pasti datang. Perasaan itu pun benar, ve datang dan menuju rak novel tersebut. Ketika ia melihat ternyata novel nya sudah habis, ia merasa kecewa. Tapi tiba2 saja...
“nih novel nya kakak, aku ambil satu buat kakak biar ngk kehabisan” kata verrel tersenyum
“eh verrel ,makasih ya. Kamu baik banget deh. Sayang banget deh kakak sama kamu verrel” kata ve sambil menepuk pundak verrel
“hihi makasih kk, aku juga sayang sama kakak” jawab verrel.
Mereka pun saling pandang dan tersenyum.


THE END

By Erlina Putri
Inspired by Jessica Veranda







Minggu, 09 Maret 2014

Download Album JKT48 - Flying Get Mp3 ( Alfa Group Version )

Album ke-5 JKT48

haii ketemu bareng ane, sekarang ane mau nge-post Album ke-5 nye JKT48. penasaran kan?? langsung aja ane kasih link nya, ini versi Alfa Group ya. eitss... tapi jangan lupa beli CD/DVD yang Aslinya yee^^


List Album ke-5 JKT48
1. JKT48-Flying Get (Klik Disini)
2. JKT48-Hanikami Lollipop (Malu-Malu Lollypop) (Klik Disini)
3. JKT48 - Korogaru Ishi ni Nare (Jadilah Batu Yang Berputar) (Klik Disini)

atau bisa juga mengunjungi ke website ini :) Klik Disini thx for uploader


Have Fun yee ^^

Cerpen "5in1"

5in1

Sahabat. Ya… kita semua pasti mengenal yang nama nya sahabat. Sahabat adalah teman terbaik, teman yang bisa mengerti perasaan kita, teman yang selalu mendukung kita & selalu bersama dalam keadaan suka maupun duka. Tak begituhal nya dengan Vera, seorang siswi kelas X di SMA JAYA 1. Vera adalah siswi yang pintar namun cuek dan pemalu. Selama di SMP dulu Vera lebih memilih menyendiri dibandingkan sering bermain dengan teman-teman lainnya. Karena itulah Vera kurang memiliki teman dan kurang adanya rasa solidaritas antar sesama teman. Suatu ketika tak sengaja Vera melihat video seperti video motivasi namun video tersebut tentang pentingnya seorang sahabat, hati Vera pun tersentuh melihat video tersebut betapa penting nya sahabat buat kita. Vera pun bertekat untuk merubah sifatnya buruknya tersebut.

Hari pertama masuk sekolah setelah Vera mengikuti kegiatan MOS. Vera berteman dengan Ivo dan Sari yang ia kenal ketika kegiatan MOS, sempat dulu Vera pernah satu sekolah dengan Ivo & Sari namun ia tak begitu dekat. Setelah kegiatan MOS tersebutlah Vera mulai dekat & kemudian berteman. Vera, Ivo, Sari ternyata satu kelas dengan jurusan yang sama, Vera sangat senang karena ada teman dikelas tersebut yang ia kenal. Jika seandainya Ivo & Sari tak sekelas dengan dengan Vera, mungkin Vera suasah buat berteman dengan orang lain karena sifat pemalunya.

Hari-hari terus berganti, sudah dua minggu Vera merasakan duduk dikursi kelas setelah penjurusan. Suatu ketika, Ivo meminjam buku catatan Imel. Vera pun yang catatan nya ketinggalan juga ingin meminjam buku catatan Imel, namun ia malu untuk pinjam buku catatan Imel. “Vo, aku pengen pinjam buku imel juga” Tanya Vera dengan Ivo. “ya udah, pinjem aja, ngak apa-apa kok tuh” jawab Ivo. “tapi aku malu vo” jawab Vera lagi. “ya ampun Ver, kenapa mesti malu sih, tinggal pinjam aja kok” jawab Sari sambil menepuk pundak Vera. Vera pun memberanikan diri meminjam buku catatan imel. “ehmm… hai mel, boleh pinjam buku catatan nya ngak?” Tanya Vera dengan gugup. “eh iya, pinjam aja” jawab Imel dengan senyum. Tiba-tiba muncul Sinka teman dekat Imel, “hai mel, eh ada apa ini?” Tanya Sinka. “eh kamu sinka, ngak ini Cuma dia mau pinjam buku catatan aku” jawab Imel. “oh gitu ya, ya udah pinjam aja” kata Sinka sambil memberikan buku catatan imel kepada vera dengan senyum. “makasih ya?” jawab vera sambil tersenyum dan kemudian kembali ke tempat duduknya.

Keesokan harinya Vera ingin mengembalikan buku yang udah dia pinjam kemarin kepada imel. Namun ia masih malu, “ya ampun ver, Cuma kembalikan buku doang ke imel malunya na’uzubillah” kata sari sambil mengejek vera dengan candaan, karena Vera tidak mau diremehkan seperti itu, Vera pun memberanikan diri mengembalikan buku tersebut. “hai mel, nih aku balikin buku yang kemarin aku pinjam, makasih ya” kata vera dengan gugup dan sambil memberikan buku tersebut kepada imel. “oh iya, sama-sama vera” jawab imel dengan senyum. “loh kamu kok tau nama aku?” Tanya vera heran. “hehe masa aku ngak kenal sih, kan kita satu kelas & aku juga di kasih tau sama Ivo” jawab imel dengan senyum. “oh.. hehe” kata vera malu-malu. Ketika pengembalian buku tersebutlah Vera mulai mengenal dekat Imel & Sinka. Kebetulan juga Ivo & Sari juga telah mengenal Imel & Sinka lebih dulu. Mereka berlima pun mulai dekat, selalu bermain bersama & selalu belajar bersama. Mereka pun menganggap mereka berlima adalah sahabat yang mencoba mengembangkan sayap-sayap mereka menjadi lebih kuat dan terbang tinggi. Persahabatan mereka telah berjalan selama 1 tahun. Tak disangka telah memasuki tahun ke dua & kini mereka sudah duduk di kelas XI.

Selama di kelas XI inilah persahabat mereka mulai di uji, dari mulai perselisihan pembelajaran, hingga perbedaan pendapat. Suatu ketika, tak ada angin hujan Ivo tiba-tiba menjauhi Vera & 3 sahabatnya. Vera bingung kenapa Ivo menjauhi dia & 3 sahabatnya. Ketika vera bertanya kepada Ivo, apa yang terjadi? , ivo malah diam dan pergi meninggalkan vera. “ kesambet apa sih si Ivo, sampe segitunya sama kita-kita” Tanya sari heran. “ngak tau deh, kesambet di bawah pohon toge kali tuh anak” jawab sinka heran. “kita punya salah ya sama dia Mel? Sampai-sampai kita di jauhin gitu? Tanya Vera. “setau aku sih ngak ada, atau mungkin karena nilai kemarin ya?” jawab Imel heran. “ah masa sih?, kemarin masih biasa-biasa aja tuh” jawab Vera lagi. Mereka berlima pun terheran-heran dengan sikap Ivo yang aneh. “ya udah deh kalau gitu, kita diemin aja dia, sampai berapa lama dia bisa bertahan seperti ini” kara Vera dengan tegasnya. Mereka berlima pun menyetujui kata Vera. Namun di samping itu juga mereka tidak membenci Ivo, mereka tetap care terhadap ivo dan masih menganggap Ivo sebagai sahabat mereka.

Ketika jam pelajaran olah raga, Vera dan 3 sahabatnya tengah asik bermain basket, tiba-tiba tidak sengaja Sari melempar bola dan mengenai tangan Ivo. “upss.. maaf vo, aku ngak sengaja, kamu ngak papa kan?” Tanya Sari dengan perasaan khawatir. “makanya, kalau main itu hati-hati dong” jawab ivo dengan wajah jutek lalu pergi. “ihh.. gitu banget sih, biasa aja dong!” jawab sari dengan perasaan mulai marah. Vera, Sinka & Imel pun langsung menuju Ke Sari dan bertanya apa yang terjadi. “ya ampun, gitu banget sih tuh orang” kata Sinka sambil menggeleng-gelengkan kepala nya. “sudah lah, ngak usah di pikirin, yuk kita main lagi” kata Vera sambil mengajak kembali bermain. Mereka pun kembali melanjutkan permainan. Jam pelajran olah raga selesai, sekarang saatnya pembelajaran bahasa Indonesia. Sebelum pembelajaran dimulai, buk Hesti guru bahasa Indonesia membagi kelompok untuk membahas pembelajaran yang akan dipersentasikan. Setiap kelompok terdiri 5 anggota, dan tak disangka Ivo satu kelompok dengam Vera, Sari, Sinka & Imel. Mereka tergabung dalam kelompok 1. Selama diskusi Ivo hanya diam dan tidak ikut berdiskusi. Ketika Vera mengajak Ivo untuk berdiskusi Ivo malah pergi dan meninggalkan Vera & 3 sahabatnya. Vera pun hanya bisa sabar menghadapi semua ini.

1 semester berlalu, Vera masih terheran-heran dengan sifat Ivo akhir-akhir ini. “mel, aku masih bingung deh dengan sifat ivo, kenapa sih dia kayak gitu?” Tanya Vera kepada Imel. “aku juga ngak tau ver, yang jelaskan kita ngak tau salah kita apa dan juga kita ngak pernah buat masalah sama dia kan?” jawab Imel dengan wajah serius. “ya ampu mel, mukanya biasa aja dong. Ngak usah serius-serius amat” kata Sari sambil meremehkan Imel dengan candaan. Mereka berempat pun tertawa dan bersenda gurau. Ketika sedang asiknya bercandaan tiba-tiba Vera melihat Ivo sedang duduk termenung di tribun sekolah. Vera pun kemudian mendekati Ivo. Belum sampai di tribun, Ivo sudah pergi duluan dan menghindar dari Vera. “huftt…sabar ver, mungkin ini cobaan buat persahabatan mu” kata Vera dalam hatinya. Vera pun kemudian kembali ke Sari, Imel & Sinka.

Keesokan harinya disekolah. Siswa di kelas Vera kaget mendengar info dari pak Akmal guru geografi mereka, pak akmal memberitahu bahwa hari ini juga kelas mereka harus mengadakan ulangan. Semua siswa banyak yang menolak namun karena ulangan tidak bisa ditunda lagi akhirnya mereka pun ulangan. Vera & 3 sahabatnya mengerjakan ulangan dengan optimis & santai, karena kemarin mereka sudah belajar bareng walaupun jadwal ulangan tidak diberitahu sebelumnya. Ketika jam ulanagn berlangsung, Vera melihat Ivo yang sedang kebingungan menjawab soal ulangan nya. Vera bingung kenapa Ivo sampai kebingungan gitu, padahal Ivo jago sekali dalam pembelajaran geografi apalagi saat ulangan. Vera pun terus memperhatikan Ivo & tiba-tiba saja, “heh… kamu vera, kenapa lihat-lihat kesamping, ada apa?” Tanya pak Akmal mengagetkan Vera. “eh ngk kok pak, ngak ada apa-apa kok pak, Cuma lagi mikir ini jawabannya apa. Hehe :D” jawab Vera gugup. Sari, Sinka & Imel pun tersenyum melihat ulah Vera. “hehh… kalian bertiga, kenapa senyam senyum, ada yang lucu ya?” Tanya pak Akmal mengagetkan mereka bertiga. Mereka bertiga pun diam & lanjut menjawab soal ulangan. Ulangan pun selesai, siswa lainyya kemudian mengumpulkan jawaban mereka. Vera melihat Ivo yang kecewa dengan jawaban yang meragukan. “ivo, aku yakin, kamu pasti akan balik lagi ke kami” kata Vera dalam hatinya.

Bel istirahat pun berbunyi. Vera, Sari, Imel & Sinka menuju kantin. “eh ver, kamu tadi kenapa? Sampai kena tegur gitu?” Tanya sari. “tadi aku lihatin ivo, dia sedang kesusahan menjawab soal ulangan tadi” jawab Vera. “oo.. kalau menurut aku sih memang soal ulangan pak Akmal kali ini lumayan susah” kata Imel serius. “tapi kamu bisakan ngerjainnya?” Tanya Sinka. “hehe Alhamdulillah bisa sih” jawab Imel tersenyum. Mereka pun kemudian memesan makanan di kantin & makan bersama-sama.

Satu minggu kemudian pak Akmal memberikan hasil ulangan mereka minggu lalu. Vera, Sari, Imel & Sinka memperoleh nilai diatas 80. Sedangkan Ivo memperoleh nilai di bawah KKM. Di kelas tersebut hanya Ivo yang memperoleh nilai di bawah KKM. “ivo, ada apa dengan kamu? Bukannya kamu jago geografi?” Tanya pak Akmal. Ivo hanya terdiam dan menunduk. Ketika bel istirahat berbunyi, Vera & 3 sahabatnya mendekati Ivo yang sedang termenung. “ivo, kamu kenapa? Jangan sedih dong. Kamu kan pernah bilang kalau kamu orang nya kuat” Tanya Vera. Ivo pun hanya bisa terdiam. “ayolah vo, jawab pertanyaan kita, selama ini kamu ngak pernah berkomunikasi dengan kita-kita lagi” Tanya Sinka. Ivo pun kemudian meneteskan air mata. “vera, sari, sinka, imel, maafin aku ya, selama ini aku udah cuekin kalian. Aku nyesel banget” jawab Ivo sambil bersedih. “ngak apa-apa kok vo, kita-kita selama kamu cuekin kita ngak benci kamu kok” jawab Vera tersenyum. “benarkah?” Tanya Ivo lagi. “ia, bener kok” jawab Imel. “makasih ya guys, kalian baik banget” jawab Ivo lagi. Mereka pun kemudian berpelukan. “tapi vo, kalau boleh tau emang kamu kenapa kok pake cuekin kami gitu?” Tanya Sari. “iya sari, aku di hasut dengan orang lain agar aku ngejauhin kalian” jawab Ivo. “hahh… yang bener kamu?” Tanya Imel. “iya mel” jawab Ivo lagi. “wahh… kurang ajar tuh orang ya, berani-berani nya menghasut sahabat kita” jawab Imel dengan kesal. “udah lah mel, ngak usah di permasalahin gitu, yang penting kita bisa bersama lagi” kata Vera dengan senyum bahagia.

Tak terasa ujian kenaikan kelas telah tiba. Mereka berlima dengan optimis dan yakin mereka bisa mengerjakan soal-soal ujian dengan baik. Ujian berjalan selama 1 minggu. Akhirnya, Vera dan 4 sahabatnya menerima rapor kenaikan kelas. Vera dan 4 sahabatnya naik ke kelas XII. Waktu liburan pun di mulai, Vera, imel & sinka memilih mengisi liburan bersama keluarga nya di rumah, sedangkan Ivo dan Sari mereka berlibur keluar kota bersama keluarga mereka. Selama liburan mereka ber-5 selalu berkomunikasi melalui telepon atau sms. Waktu liburan pun selesai, kini mereka harus kembali ke sekolah, sesampai nya di sekolah tiba-tiba saja Imel & Sinka datang berlari menuju Vera, Ivo & Sari yang baru tiba di sekolah. “Vera, Ivo, Sari kita berlima kembali satu kelas lagi” kata Imel dengan sangat bahagia. “hahh.... yang bener kamu mel?” tanya Ivo kaget dengan bahagia. “iya, vo tadi aku lihat sama sinka di papan pengumuman” jawab imel. “bener kok vo, lihat aja kalau ngk percaya” kata sinka. “haha iya iya, aku percaya kok” jawab Ivo tertawa. Mereka berlima pun tertawa bahagia dan saling berpelukan. “terima kasih tuhan, engkau telah mengabulkan semua permintaan ku dengan memiliki sahabat sebaik mereka” kata Vera dalam hati.


THE END
  by Erlina putri

Itu tadi cerpen yang pertama kali ane post. maaf yee klo ada sedikit kekurangan, seperti struktur kata kurang bagus tw judul nya yang ngak nyambung. cause ane baru pertama kali buat cerpen. jadi mohon di maklumi aja yee^^

Jumat, 20 Desember 2013

Album 4th JKT48

DOWNLOAD ALBUM 4th JKT48 

 
 

Haii... ketemu lagi sama ane :D Sekarang ane mau nge-post album terbaru JKT48. udah pada tau kan kapan rilis nya, noh.. lihat aja gambar di atas :D hihihi. sebelum nya kita juga udah tau kan, lagu ini jadi backsong iklan Pocari Sweat.
Ada yang belum punya lagu-lagu nya, nih ane kasih link nya. eitsss... tapi jagan lupa beli Kaset/CD yang original nya ya :D

Album 4th JKT48
1. Musim Panas Sounds Good ( KLIK DISINI )
2. Bingo! ( KLIK DISINI )
3. Hubungan Kau Dan Aku (Kimi to Boku no Kankei) ( KLIK DISINI )
4. Summer Love Sounds Good! (English Version) ( KLIK DISINI )

Have fun yee ;)

Sabtu, 21 September 2013

Minggu, 01 September 2013

Masa Khalifah Utsman Bin Affan



BAB I
PEDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Sejarah mencatat bahwa kehidupan pada masa jahiliyah yang identik dengan konflik dalam kontek berbagai aspek, termasuk politik, budaya, agama dan bahkan sosioal, tentu akan memjadi bahan perbandingan dan zaman Khulafaur-Rasyiddin, keadaan tersebut masih mewarnai. Dalam pemerintahan Usman ibn Affan juga situasi itu masih berlangsung, terbukti wafatnya Usman adalah dilatar belakangi oleh konplik yang terjadi ketika itu.
Tragedi berdarah ini adalah salah satu contoh, dimana proses perkembangan kehidupan social, ketika memahami agama masih dalam tataran jahiliyah, namun keadan ini tentu akan mengantar pembahasan kita pada perjalanan kenegaraan pada masa pemerintahan khalifah..
Dalam hal ini, ada beberapa konsekwensi logis yang mengantarkan kita pada latar belakang terpilihnya Usman, walaupun telah diketahui bersama bahwa pengangkatan Usman adalah atas campur tangan "Umar " dan keadaan itulah yang menjadi embrio permasalah yang klimaknya tepat pada pemerintahan Usman inb Affan.


BAB II
PEMBAHASAN

Utsman bin Affan adalah sahabat nabi dan juga khalifah ketiga dalam Khulafaur Rasyidin. Beliau dikenal sebagai pedagang kaya raya dan ekonomi yang handal namun sangat dermawan. Banyak bantuan ekonomi yang diberikannya kepada umat Islam di awal dakwah Islam. Ia mendapat julukan Dzunnurain yang berarti yang memiliki dua cahaya. Julukan ini didapat karena Utsman telah menikahi puteri kedua dan ketiga dari Rasullah Saw yaitu Ruqayah dan Ummu Kaltsum.
Usman bin Affan lahir pada 574 Masehi dari golongan Bani Umayyah. Nama ibu beliau adalah Arwa binti Kuriz bin Rabiah. Beliau masuk Islam atas ajakan Abu Bakar dan termasuk golongan Assabiqunal Awwalun (golongan yang pertama-tama masuk Islam). Rasulullah Saw sendiri menggambarkan Utsman bin Affan sebagai pribadi yang paling jujur dan rendah hati diantara kaum muslimin. Diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa Aisyah bertanya kepada Rasulullah Saw, ‘Abu Bakar masuk tapi engkau biasa saja dan tidak memberi perhatian khusus, lalu Umar masuk engkau pun biasa saja dan tidak memberi perhatian khusus. Akan tetapi ketika Utsman masuk engkau terus duduk dan membetulkan pakaian, mengapa?’ Rasullullah menjawab, “Apakah aku tidak malu terhadap orang yang malaikat saja malu kepadanya?”
Pada saat seruan hijrah pertama oleh Rasullullah Saw ke Habbasyiah karena meningkatnya tekanan kaum Quraisy terhadap umat Islam, Utsman bersama istri dan kaum muslimin lainnya memenuhi seruan tersebut dan hijrah ke Habbasyiah hingga tekanan dari kaum Quraisy reda. Tak lama tinggal di Mekah, Utsman mengikuti Nabi Muhammad Saw untuk hijrah ke Madinah. Pada peristiwa Hudaibiyah, Utsman dikirim oleh Rasullah untuk menemui Abu Sofyan di Mekkah. Utsman diperintahkan Nabi untuk menegaskan bahwa rombongan dari Madinah hanya akan beribadah di Ka’bah, lalu segera kembali ke Madinah, bukan untuk memerangi penduduk Mekkah.
Pada saat Perang Dzatirriqa dan Perang Ghatfahan berkecamuk, dimana Rasullullah Saw memimpin perang, Utsman dipercaya menjabat walikota Madinah. Saat Perang Tabuk, Utsman mendermakan 1000 1000 ekor unta dan 70 ekor kuda, ditambah 1000 dirham sumbangan pribadi untuk perang Tabuk, nilainya sama dengan sepertiga biaya perang tersebut. Utsman bin Affan juga menunjukkan kedermawanannya tatkala membeli sumur yang jernih airnya dari seorang Yahudi seharga 200.000 dirham yang kira-kira sama dengan dua setengah kg emas pada waktu itu. Sumur itu beliau wakafkan untuk kepentingan rakyat umum. Pada masa pemerintahan Abu Bakar, Utsman juga pernah memberikan gandum yang diangkut dengan 1000 unta untuk membantu kaum miskin yang menderita di musim kering.
Setelah wafatnya Umar bin Khatab sebagai khalifah kedua, diadakanlah musyawarah untuk memilik khalifah selanjutnya. Ada enam orang kandidat khalifah yang diusulkan yaitu Ali bin Abi Thalib, Utsman bin Affan, Abdurahman bin Auf, Sa’ad bin Abi Waqas, Zubair bin Awwam dan Thalhah bin Ubaidillah. Selanjutnya Abdurrahman bin Auff, Sa’ad bin Abi Waqas, Zubair bin Awwam, dan Thalhah bin Ubaidillah mengundurkan diri hingga hanya Utsman dan Ali yang tertinggal. Suara masyarakat pada saat itu cenderung memilih Utsman menjadi khalifah ketiga. Maka diangkatlah Utsman yang berumur 70 tahun menjadi khalifah ketiga dan yang tertua, serta yang pertama dipilih dari beberapa calon. Peristiwa ini terjadi pada bulan Muharram 24 H. Utsman menjadi khalifah di saat pemerintah Islam telah betul-betul mapan dan terstruktur.
      Beliau adalah khalifah kali pertama yang melakukan perluasan masjid al-Haram (Mekkah) dan masjid Nabawi (Madinah) karena semakin ramai umat Islam yang menjalankan rukun Islam kelima (haji). Beliau mencetuskan ide polisi keamanan bagi rakyatnya; membuat bangunan khusus untuk mahkamah dan mengadili perkara yang sebelumnya dilakukan di masjid; membangun pertanian, menaklukan Syiria, Afrika Utara, Persia, Khurasan, Palestina, Siprus, Rodhes, dan juga membentuk angkatan laut yang kuat. Jasanya yang paling besar adalah saat mengeluarkan kebijakan untuk mengumpulkan Al-Quran dalam satu mushaf.
     Selama masa jabatannya, Utsman banyak mengganti gubernur wilayah yang tidak cocok atau kurang cakap dan menggantikaannya dengan orang-orang yang lebih kredibel. Namun hal ini banyak membuat sakit hati pejabat yang diturunkan sehingga mereka bersekongkol untuk membunuh khalifah. Khalifah Utsman kemudian dikepung oleh pemberontak selama 40 hari dimulai dari bulan Ramadhan hingga Dzulhijah. Meski Utsman mempunyai kekuatan untuk menyingkirkan pemberontak, namun ia berprinsip untuk tidak menumpahkan darah umat Islam. Utsman akhirnya wafat sebagai syahid pada hari Jumat tanggal 17 Dzulhijah 35 H ketika para pemberontak berhasil memasuki rumahnya dan membunuh Utsman saat sedang membaca Al-Quran. Persis seperti apa yang disampaikan Rasullullah Saw perihal kematian Utsman yang syahid nantinya. Beliau dimakamkan di kuburan Baqi di Madinah.

2.1 Masa Kekhalifahan

Utsman bin Affan diangkat menjadi khalifah atas dasar musyawarah dan keputusan sidang Panitia enam, yang anggotanya dipilih oleh khalifah Umar bin khatab sebelum beliau wafat. Keenam anggota panitia itu ialah Ali bin Abi Thalib, Utsman bin Affan, Abdurahman bin Auf, Sa’ad bin Abi Waqas, Zubair bin Awwam dan Thalhah bin Ubaidillah.
Tiga hari setelah Umar bin khatab wafat, bersidanglah panitia enam ini. Abdurrahman bin Auff memulai pembicaraan dengan mengatakan siapa diantara mereka yang bersedia mengundurkan diri. Ia lalu menyatakan dirinya mundur dari pencalonan. Tiga orang lainnya menyusul. Tinggallah Utsman dan Ali. Abdurrahman ditunjuk menjadi penentu. Ia lalu menemui banyak orang meminta pendapat mereka. Namun pendapat masyarakat pun terbelah.
Konon, sebagian besar warga memang cenderung memilih Utsman. Sidangpun memutuskan Ustman sebagai khalifah. Ali sempat protes. Abdurrahman adalah ipar Ustman. Mereka sama-sama keluarga Umayah. Sedangkan Ali, sebagaimana Muhammad, adalah keluarga Hasyim. Sejak lama kedua keluarga itu bersaing. Namun Abdurrahman meyakinkan Ali bahwa keputusannya adalah murni dari nurani. Ali kemudian menerima keputusan itu.
Maka Utsman bin Affan menjadi khalifah ketiga dan yang tertua. Pada saat diangkat, ia telah berusia 70 tahun. Peristiwa ini terjadi pada bulan Muharram tahun 24 H. Pengumuman dilakukan setelah selesai Shalat dimasjid Madinah.
Masa kekhalifannya merupakan masa yang paling makmur dan sejahtera. Konon ceritanya sampai rakyatnya haji berkali-kali. Bahkan seorang budak dijual sesuai berdasarkan berat timbangannya.
Beliau adalah khalifah kali pertama yang melakukan perluasan masjid al-Haram (Mekkah) dan masjid Nabawi (Madinah) karena semakin ramai umat Islam yang menjalankan rukun Islam kelima (haji). Beliau mencetuskan ide polisi keamanan bagi rakyatnya, membuat bangunan khusus untuk mahkamah dan mengadili perkara. Hal ini belum pernah dilakukan oleh khalifah sebelumnya. Abu Bakar dan Umar bin Khotob biasanya mengadili suatu perkara di masjid.
Pada masanya, khutbah Idul fitri dan adha didahulukan sebelum sholat. Begitu juga adzhan pertama pada sholat Jum’at. Beliau memerintahkan umat Islam pada waktu itu untuk menghidupkan kembali tanah-tanah yang kosong untuk kepentingan pertanian.
Di masanya, kekuatan Islam melebarkan ekspansi. Untuk pertama kalinya, Islam mempunnyai armada laut yang tangguh. Muawiyah bin Abu Sofyan yang menguasai wilayah Syria, Palestina dan Libanon membangun armada itu. Sekitar 1.700 kapal dipakai untuk mengembangkan wilayah ke pulau-pulau di Laut Tengah. Siprus, Pulau Rodhes digempur. Konstantinopelpun sempat dikepung.
Prestasi yang diperoleh selama beliau menjadi Khalifah antara lain :
  1. Menaklukan Syiria, kemudian mengakat Mu’awiyah sebagai Gubernurnya.
  2. Menaklukan Afrika Utara, dan mengakat Amr bin Ash sebagai Gubernur disana.
  3. Menaklukan daerah Arjan dan Persia.
  4. Menaklukan Khurasan dan Nashabur di Iran.
  5. Memperluas Masjid Nabawi, Madinah dan Masjidil Haram, Mekkah.
  6. Membakukan dan meresmikan mushaf yang disebut Mushaf Utsamani, yaitu kitab suci Al-qur’an yang dipakai oleh seluruh umat islam seluruh dunia sekarang ini. Khalifah Ustman membuat lima salinan dari Alquran ini dan menyebarkannya ke berbagai wilayah Islam.
  7. Setiap hari jum’at beliau memerdekakan seorang budak (bila ada)

2.2    Perluasan Islam dimasa Utsman bin Affan

Masa pemerintahan khallifah Utsman tidak terputus dengan rangkaian penaklukan yang dilakukan kaum Muslimin pada masa pemerintahan khalifah Umar. Ketika itu Armenia, Afrika, dan Cyprus telah dikuasai. Kaum muslimin terus memperkokoh kekuatan di Persia yang telah takluk ditangan mereka sebelumnya.Perluasan itu meliputi bagian pesisir pantai atau kelautan, karena pada saat itu kaum muslimin telah memiliki armada laut.
Pada pemerintahan Utsman negri Tabaristan berhasil ditaklukan oleh Sa`id bin Ash. Dikatakan , bahwa tentara Islam dalam penaklukan ini telah meyertakan Al-Hasan dan Al-Husain, kedua putra Ali, begitu pula Abdullah bin Al-Abbas, `Amr bin Ash, dan zubair bin Awwam. Pada masa pemerintahan usman pun kaum muslimin berhasil memaksa raja Jurjun untuk memohon berdamai dari Sa`ad bin Ash dan untk ini ia bersedia menyerahkan upeti senilai 200.000 dirham setiap tahun kepadanya.
Termasuk juga menumpas pendurhakaan dan pemberontakan yang terjadi dibeberapa  negri yang telah masuk kebawah kekuasaan Islam dizaman Umar. Pendurhakaaan itu ditimbulkan oleh pendukung- pendukung pemerintah yang lama atau dengan kata lain pemerintahan sebelum daerah itu berada dalam kekuasaan Islam, mereka hendak mengembalikan kekuasaannya. Daerah tersebut antara lain adalah Khurasan dan Iskandariah.
Pada tahu 25 H. Penguasa di Iskandariyah mengingkari perjanjiaan dengan Islam, karena mereka dihasut oleh bangsa Romawi yang menjanjikan mereka bermacam-macam janji yang muluk-muluk. Maka Utsman memerintahkan gubernur Amru bin Ash yang ketika itu menjabat sebagi penguasa di Mesir untuk memerangi Iskandariyah, sehingga Akhirnya penguasanya mengutus dutanya untuk membuat perjanjain dan kembali tunduk kepada kerajaan Islam di Madinah.
Pada tahun 31H penduduk Khurasan mendurhaka sehingga Utsman mengirim Abdullah bin Amir, gubernur Basrah, bersama sejumlah besar tentara untuk menaklukkan kembali mereka. Terjadilah perang antara tentara Islam dengan penduduk Merw, Naisabur, Nama, Hirang, Fusang, Bigdis, Merw As-Syahijan, dan lain-lain dari penduduk wilayah Khurasan. Dalam perang ini kaum muslimin berhasil menaklukan kembali wilayah Khurasan.Secara singkat daerah-daerah selain dari dua ini  yang telah dikuasai pada masa Utsman  adalah: Azerbaijan, Arminiyah, Sabur, Afrika Selatan, Undulus ( Spain), Cyprus, Persia, dan Tabristan. Menurut para ahli sejarah mereka berpendapat  bahwa zaman pemerintahan khalifah Utsman bin Affan sebagai Zaman keemasan dimana tentara Islam mendapat kemenagan yang luar biasa, satu demi satu, dan mereka dapat mengusai banyak dari negri-negri yang dahulunya berada dibawah kekuasaan Romawi Persia dan juga Turki. Secara singkat umat Islam pada saat itu telah sampai pada puncak kekuasaan dan kekuatan dibidang kemiliteran, yang tidak diraih oleh zaman-zaman sesudahnya.

2.3 Sebab-sebab Terjadinya Kekacauan dalam Pemerintahan Utsman

Pada mulanya pemerintahan Khalifah Utsman berjalan lancar. Hanya saja seorang Gubernur Kufah, yang bernama Mughirah bin Syu’bah dipecat oleh Khalifah Utsman dan diganti oleh Sa’ad bin Abi Waqqas, atas dasar wasiat khalifah Umar bin Khatab.
Kemudian beliau memecat pula sebagian pejabat tinggi dan pembesar yang kurang baik, untuk mempermudah pengaturan, lowongan kursi para pejabat dan pembesar itu diisi dan diganti dengan famili-famili beliau yang kredibel (mempunyai kemampuan) dalam bidang tersebut.
Tindakan beliau yang terkesan nepotisme ini, mengundang protes dari orang-orang yang dipecat, maka datanglah gerombolan yang dipimpim oleh Abdulah bin Saba’ yang menuntut agar pejabat-pejabat dan para pembesar yang diangkat oleh Khalifah Utsman ini dipecat pula. Usulan-usulan Abdullah bin Saba’ ini ditolak oleh khalifah Utsman. Pada masa kekhalifan Utsman bin Affan-lah aliran Syiah lahir dan Abdullah Bin Saba’ disebut sebagai pencetus aliran Syi’ah tersebut.
Karena merasa sakit hati, Abdullah bin Saba’ kemudian membuat propoganda yang hebat dalam bentuk semboyan anti Bani Umayah, termasuk Utsman bin Affan. Seterusnya penduduk setempat banyak yang termakan hasutan Abdullah bin Saba’. Sebagai akibatnya, datanglah sejumlah besar (ribuan) penduduk daerah ke madinah yang menuntut kepada Khalifah, tuntutan dari banyak daerah ini tidak dikabulkan oleh khalifah, kecuali tuntutan dari Mesir, yaitu agar Utsman memecat Gubernur Mesir, Abdullah bin Abi Sarah, dan menggantinya dengan Muhammad bin Abi Bakar.
Karena tuntutan orang mesir itu telah dikabulkan oleh khalifah, maka mereka kembali ke mesir, tetapi sebelum mereka kembali ke mesir, mereka bertemu dengan seseorang yang ternyata diketahui membawa surat yang mengatasnamakan Utsman bin Affan. Isinya adalah perintah agar Gubernur Mesir yang lama yaitu Abdulah bin Abi sarah membunuh Gubernur Muhammad Abi Bakar (Gubernur baru) Karena itu, mereka kembali lagi ke madinah untuk meminta tekad akan membunuh Khalifah karena merasa dipermainkan.
Setelah surat diperiksa, terungkap bahwa yang membuat surat itu adalah Marwan bin Hakam. Tetapi mereka melakukan pengepungan terhadap khalifah dan menuntut dua hal :
  1. Supaya Marwan bin Hakam di qishas (hukuman bunuh karena membunuh orang).
  2. Supaya Khalifah Utsman meletakan jabatan sebagai Khalifah.
Kedua tuntutan yang pertama, karena Marwan baru berencana membunuh dan belum benar-benar membunuh. Sedangkan tuntutan kedua, beliau berpegang pada pesan Rasullulah SAW; “Bahwasanya engkau Utsman akan mengenakan baju kebesaran. Apabila engkau telah mengenakan baju itu, janganlah engkau lepaskan”
Setelah mengetahui bahwa khalifah Utsman tidak mau mengabulkan tuntutan mereka, maka mereka lanjutkan pengepungan atas beliau sampai empat puluh hari. Situasi dari hari kehari semakin memburuk. Rumah beliau dijaga ketat oleh sahabat-sahabat beliau, Ali bin Thalib, Zubair bin Awwam, Muhammad bin Thalhah, Hasan dan Husein bin Ali bin Abu Thalib. Karena kelembutan dan kasih sayangnya, beliau menanggapi pengepung-pengepung itu dengan sabar dan tutur kata yang santun.
Hingga suatu hari, tanpa diketahui oleh pengawal-pengawal rumah beliau, masuklah kepala gerombolan yaitu Muhammad bin Abu Bakar (Gubernur Mesir yang Baru) dan membunuh Utsman bin Affan yang sedang membaca Al-Qur’an. Dalam riwayat lain, disebutkan yang membunuh adalah Aswadan bin Hamrab dari Tujib, Mesir. Riwayat lain menyebutkan pembunuhnya adalah Al Ghafiki dan Sudan bin Hamran.
Beliau wafat pada bulan haji tahun 35 H. dalam usia 82 tahun setelah menjabat sebagai Khalifah selama 12 tahun. Beliau dimakamkan di kuburan Baqi di Madinah.




BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Khulafa ar-Rasyidun yang ketiga Utsman bin Affan memiliki ciri khusus mulai dari kepribadian yang dikenal orang sebagai seorang yang penmalu tapi bukan berarti lemah namun tetap semangat terbukti dengan beberapa prestasi yang dikhususkan dari kahalifah sebelumnya maupun sesudahnya, antara lain telihat dari keberaniaan dalam menjadikan stsandarisasi bacaan Al Qur`an. Dan tetap melanjutkan perluasan daerah keberbagai tempat yang sebelumnya dikuasai oleh kekuasaan besar yaitu Romawi dan Persia.
Namun semua kebaikan yang dilakukan terkadang masih disalah artikan oleh beberapa kalangan, hal ini tak terlepas dari perseteruan politik dari pihak yang sejak awal pengangkatan khalifah Utsman menginginkan Ali yang seharusnya layak menggantikan Umar. Masih menjadi tanda tanya siapa gerangan dibalik semua makar besar yang berakhir dengan pembunuhan Utsman, banyak kalangan ahli sejarah mengatakan seorang yang dahulunya beragama Yahudi bernama Abdullah bin Saba` yang berada dibalik semua ini. Sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Hajar bahwa ’Cerita-cerita tentang Abdullah bin Saba` terkenal didalam buku-buku sejarah’. Sedankan al-Syututhi dalam ceritanya tentang penolakan penduduk Mesir terhadap Abdullah bin Saba` pada awalnya mengatakan’ lalu banyak orang dari pendudduk Mesir tergoda olehnya, dan itu adalah permulaan pengerahan masa terhadap Utsman’.
Sejarah Utsman bin Affan sangat banyak meninggalkan tanda tanya, yang dikemudian hari padapemerintahan khalifah setelahnya menjadi sumber dari fitnah diantara sahabat-sahabat senior. Pelajaran ini sangat berharga mengingat perpecaahn dalam tubuh umat islam generasi awal tidak lepas dari propoganda-proppoganda yang tidak menginginkan uamt Islam tetap dalam kejayaan.
wallahu `Alam bishawab.















luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com